UBS Gold

Keadaan ekonomi Indonesia saat ini bisa dibilang belum stabil dikarenakan pandemi covid-19. Cukup banyak masyarakat yang terkena dampak negatif dari hal ini. Namun  Presiden Jokowi memberi semangat dengan pesan serta dukungan positif yang membangun. Adapun dukungan secara nyata adalah pelepasan ekspor ke pasar global. “Saya melihat ketertinggalan tidak harus membuat kita pesimistis. Tidak ada jalan bagi kita selain melakukan langkah-langkah perbaikan dan pembenahan. Diperlukan reformasi besar-besaran pada ekosistem berusaha bagi eksportir kita,” kata Presiden. Beliau mengingatkan bahwa semua persoalan dapat diselesaikan bila dicari solusinya dan segera melakukan pembenahan. Maka dari itu pada Jumat, 4 Desember 2020 dilaksanakan pelepasan ekspor ke pasar global dibawah kementrian perdagangan senilai Rp 23,75 triliun.  Kepala Negara menegaskan bahwa salah satu kunci memperbaiki perekonomian sosial yaitu dengan cara meningkatkan nilai ekspor. Tujuannya yaitu membantu para pelaku usaha agar dapat tumbuh, membuka lapangan kerja, menghasilkan devisa dan mengurangi deficit transaksi berjalan.

Pelepasan ekspor dilaksanakan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Peserta pada pelepasan diikuti oleh 133 perusahaan terbaik skala besar maupun kecil yang tersebar di sejumlah kota 16 provinsi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. PT. Untung Bersama Sejahtera (UBS) merupakan salah satu perusahaan yang ikut dalam kegiatan pelepasan ekspor ke pasar global. Direktur Utama UBS Gold Eddy Susanto Yahya dan General Manager Marketing Export Michael Susanto mewakili PT. UBS ketika proses pelepasan ekspor. Adapun yang hadir mendampingi Presiden dalam prosesi pelepasan secara virtual yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sementara, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto hadir langsung di Kabupaten Lamongan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat